
Ketika ada keluarga, sahabat, atau kerabat yang akan berangkat menunaikan ibadah haji, sudah seharusnya kita mengiringi mereka dengan doa terbaik. Doa ini bukan sekadar bentuk perhatian, tetapi juga harapan agar perjalanan mereka dimudahkan, dilindungi, dan ibadah hajinya diterima oleh Allah ﷻ.
Dalam Islam, doa bagi orang yang hendak safar—termasuk perjalanan haji—telah diajarkan langsung oleh Rasulullah ﷺ. Berikut ini beberapa doa yang bisa diamalkan sesuai sunnah, lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya.
Saat hendak meninggalkan keluarga atau orang terdekat, dianjurkan membaca doa berikut:
أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِى لاَ تَضِيعُ وَدَائِعُهُ
Astawdi’ukallaha alladzi laa tadhi’u wadaa’i’uhu
Artinya: “Aku titipkan kalian kepada Allah yang tidak akan menyia-nyiakan titipan-Nya.”
Doa ini merupakan bentuk tawakal seorang muslim kepada Allah ﷻ saat meninggalkan orang-orang tercinta. Rasulullah ﷺ pun mencontohkan doa ini ketika berpamitan, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits shahih (HR. Ibnu Majah dan Ahmad).
Bagi keluarga atau sahabat yang melepas keberangkatan jamaah haji, disunnahkan membaca doa berikut:
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Astawdi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima ‘amalik
Artinya: “Aku titipkan agamamu, amanahmu, dan amal perbuatan terakhirmu kepada Allah.”
Doa ini mengandung makna yang sangat dalam, yaitu menitipkan agama, amanah, dan akhir kehidupan seseorang kepada Allah ﷻ. Doa ini diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhu dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan saat perpisahan (HR. Tirmidzi dan Ahmad).
Selain itu, terdapat doa yang bisa dipanjatkan untuk memohon bekal takwa dan kemudahan dalam perjalanan:
زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ
Zawwadakallahu at-taqwa wa ghafara dzanbaka wa yassara lakal khaira haitsumaa kunta
Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan untukmu di mana pun berada.”
Doa ini diajarkan oleh Rasulullah ﷺ kepada sahabat yang hendak melakukan perjalanan (HR. Tirmidzi), dan sangat relevan dibaca untuk jamaah haji.
Perlu dipahami bahwa dalam ajaran Islam lebih utama adalah mendoakan secara pribadi dengan doa-doa yang diajarkan dalam sunnah. Dengan mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ, insya Allah doa yang dipanjatkan akan lebih bernilai dan penuh keberkahan.
Mendoakan orang yang akan berangkat haji adalah bentuk kepedulian dan ukhuwah dalam Islam. Semoga setiap doa yang kita panjatkan menjadi sebab dimudahkannya perjalanan mereka, diterimanya ibadah haji, serta membawa pulang predikat haji yang mabrur.