Umroh dan Haji bersama Alkahfi umroh & Hajj Biro Perjalanan Umroh Sesuai Alqur'an & Sunnah Meraih ibadah umroh sempurna dengan kondisi prima dan bahagia.
Umroh dan Haji bersama Alkahfi umroh & Hajj Biro Perjalanan Umroh Sesuai Alqur'an & Sunnah Meraih ibadah umroh sempurna dengan kondisi prima dan bahagia.
10 Mar 2026 Artikel

Jabal Uhud, gunung Yang Akan Ada Di Surga

Menelisik sejarah Kota Madinah yang tiada habisnya, kita tidak boleh ketinggalan untuk membahas satu tempat ini, Jabal Uhud. Sebagian menyebutnya sebagai bukit dan ada juga yang mengatakan Jabal Uhud sebagai Gunung Uhud. Gunung yang terletak sekitar 6 km dari sebelah utara Mesjid Nabawi ini merupakan tempat yang memiliki sejarah penting bagi peradaban umat Islam.

Jika mendengar kata Jabal Uhud, jangan bayangkan bahwa gunung ini terdiri dari banyak gunung-gunung yang saling sambung-menyambung. Uhud merupakan gunung yang terpisah. Kata uhud itu sendiri memang berarti menyendiri. Meskipun menyendiri, Gunung Uhud tetap terlihat dari kejauhan. Dari Mesjid Nabawi, gunung yang membentang sepanjang 7 kilometer dengan puncak setinggi 1.050 meter itu terlihat menjulang layaknya raksasa tidur. Sama halnya seperti sebagian besar gunung-gunung yang ada di Arab, Uhud juga hanya berupa gundukan bebatuan dan jauh dari kata hijau dan subur seperti kebanyakan gunung di Indonesia. Gunung Uhud terdiri dari beberapa jenisn batu seperti granit, marmer merah, dan batu-batu mulia. Itulah yang membuat Gunung Uhud tampak kemerahan jika kita lihat dari kejauhan. Sekilas mungkin hanya terlihat seperti gunung biasa, tetapi tahukah kamu bahwa Gunung Uhud telah Allah janjikan sebagai salah satu gunung yang kelak akan ada di surga?

Berziarah ke Jabal Uhud, bertujuan untuk mengenang bagaimana beratnya tugas Nabi Muhammad dan para sahabatnya dalam mempertahankan Islam pada masa itu. Di tempat ini telah terjadi peperangan hebat antara kaum muslimin dan kaum Quraisy. Peperangan ini dipersiapkan secara matang oleh kaum Quraisy di bawah pimpinan Abu Sufyan setelah kekalahan besar mereka di bukit Badar beberapa waktu sebelumnya. Sebanyak 300 pasukan disiapkan Quraisy,  sebanyak 200 diantaranya adalah pasukan berkuda yang tangguh di bawah pimpinan Khalid bin Walid. Sedangkan Rasulullah saat itu hanya mampu menghimpun 700 orang setelah 300 orang lainnya memilih mundur karena hasutan Abdullah Ubay, tokoh munafikin Madinah. Jika dinalar dengan logika, bagaimana mungkin Rasulullah bisa bertahan dengan jumlah pasukan yang tidak sebanding dengan kaum Quraisy tersebut? Namun, kuasa Allah senantiasa masih meilindungi Kaum Muslimim, termasuk Rasulullah meskipun banyak dari pasukan yang gugur di medan perang.

Peperangan yang dikenal dengan Perang Uhud ini menyebabkan 70 sahabat terbunuh, termasuk di antaranya adalah panglima perang Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi. Sejumlah pasukan Quraisy juga berkali-kali berhasil melukai tubuh Rasulullah. Bahkan Rasulullah sempat jatuh tersungkur sehingga musuh meyakin Rasulullah telah gugur. Hamzah yang semasa hidupnya dijuluki sebagai asadullah (pedang Allah) selanjutnya digelari “sayyidusy syuhada” (penghulu para syuhada). Para pasukan yang gugur di medan perang ini dimakamkan di kaki Gunung Uhud.

Jika kita hendak melihat bukit yang kelak terdapat di surga, maka ziarahlah ke Gunung Uhud. Nabi Muhammad SAW bersabda: Gunung Uhud adalah salah satu dari bukit-bukit yang terdapat di surga (HR Bukhari). Jabal Uhud nyatanya bukan sekadar gunung semata, tetapi juga meyimpan sejarah yang dapat kita ambil hikmahnya hingga sekarang. Semoga kita semua berkesempatan untuk mengunjungi Uhud dan mentadabburi kuasa Allah serta semakin meningkatkan keimanan kita.

Sebagai salah satu lokasi bersejarah di Kota Madinah, Jabal Uhud juga menjadi destinasi city tour pilihan bagi para jamaah umrah. Melalui kunjungan ke tempat ini, jamaah tidak hanya melihat langsung lokasi terjadinya Perang Uhud, tetapi juga dapat mengambil pelajaran berharga dari perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam mempertahankan Islam. Alkahfi Tour & Travel menghadirkan program city tour Madinah yang menjadikan Jabal Uhud sebagai salah satu destinasi utama, sehingga jamaah dapat merasakan pengalaman ziarah yang tidak hanya menjadi perjalanan ibadah, tetapi juga sarana edukasi sejarah Islam yang penuh hikmah.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *