Umroh dan Haji bersama Alkahfi umroh & Hajj Biro Perjalanan Umroh Sesuai Alqur'an & Sunnah Meraih ibadah umroh sempurna dengan kondisi prima dan bahagia.
Umroh dan Haji bersama Alkahfi umroh & Hajj Biro Perjalanan Umroh Sesuai Alqur'an & Sunnah Meraih ibadah umroh sempurna dengan kondisi prima dan bahagia.
16 Feb 2026 Artikel

Beneran Umroh di Bulan Ramadhan Setara Haji? Ini Penjelasanya

Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh keberkahan. Termasuk di dalamnya adalah ibadah umroh, yang memiliki keistimewaan tersendiri apabila dilaksanakan pada bulan suci tersebut.

Banyak kaum Muslimin tertarik untuk menunaikan umroh di bulan Ramadhan karena adanya sabda Rasulullah ﷺ yang menyebutkan bahwa umroh di bulan ini “setara dengan haji”. Lalu muncul pertanyaan penting: apakah maksudnya benar-benar menggantikan kewajiban haji? Ataukah hanya kesetaraan dalam pahala?

Dalil Keutamaan Umroh Ramadhan

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, diriwayatkan bahwa Nabi ﷺ pernah bertanya kepada seorang wanita yang tidak ikut berhaji bersama beliau:

مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا

“Apa yang menghalangimu untuk berhaji bersama kami?”

Wanita tersebut menjelaskan bahwa keluarganya hanya memiliki dua ekor unta. Satu unta dipakai suaminya dan anaknya untuk berhaji, sedangkan yang lain digunakan untuk keperluan kebun.

Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda:

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

“Apabila datang bulan Ramadhan, maka berumrahlah pada bulan itu, karena umroh di bulan Ramadhan senilai dengan haji.”
(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Hadits ini menunjukkan betapa besarnya pahala umroh yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Ucapan Nabi ﷺ tersebut merupakan kabar gembira bagi wanita Anshar itu yang tidak mampu ikut berhaji saat itu.

Apa Makna “Setara dengan Haji”?

Para ulama memberikan penjelasan penting terkait makna hadits tersebut. Di antaranya adalah penjelasan dari Imam An-Nawawi رحمه الله, yang menyatakan bahwa kesetaraan yang dimaksud adalah dalam hal pahala, bukan dalam menggugurkan kewajiban.

Artinya, seseorang yang melaksanakan umroh di bulan Ramadhan memang mendapatkan ganjaran yang sangat besar, seperti pahala haji. Namun, jika ia telah memenuhi syarat wajib haji (mampu secara fisik dan finansial), maka kewajiban haji tetap harus ditunaikan.

Kesetaraan pahala tidak otomatis berarti kesetaraan hukum. Haji tetap merupakan rukun Islam yang wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu, dan tidak dapat digantikan oleh ibadah lain, termasuk umroh di bulan Ramadhan.

Kesimpulan

Umroh di bulan Ramadhan adalah ibadah yang sangat utama dan berpahala besar. Sabda Nabi ﷺ tentang kesetaraannya dengan haji merupakan bentuk motivasi dan rahmat bagi umat Islam. Namun, umroh tersebut tidak menggantikan kewajiban haji bagi yang telah mampu melaksanakannya.

Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk menunaikan umroh di bulan Ramadhan dan juga haji yang mabrur.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *